Senin, 04 Januari 2010

Tipe Bilangan dalam Pemrograman Java

Buat para pemula yang baru belajar bahasa pemrograman java dan belum mengenal tipe bilangan

mungkin postingan ini bisa sedikit membantu...

n_n


Tipe Bilangan dalam Pemrograman Java itu terbagi atas:


1.BILANGAN BULAT

bilangan yang terdiri atas Byte, int, long, dan short.

A.Byte

terdiri atas 8 bit dan dapat menampung angka dari -128 samapi dengan +127

contoh programnya :

----------------------------------------------------

//Program Byte Java

public class Byte {

public static void main(String []args) {

byte b1 = 50; byte b2 = -130;

byte b3 = 128; byte b4 = 257;

System.out.println("Byte B1 =" +b1);

-----------------------------------------------------


B. Int

Bilangan yang terdiri dari 32 bit dan paling banyak digunakan. Int dapat menampung angka dari -2.147.483.648 s/d +2.147.483.648

contoh penggalan Int pada program :

----------------

int i;

int k,l;

int m=4;

----------------


C.Long

Bilangan bulat yang terdiri dari 64 bit sehingga mampu menampung angka dari -9.223.372.036.854.775.808 s/d +9.223.372.036.854.775.808

long digunakan bila variabel tipe Int tidak dapat menampung angka yang dihitung, sehingga akan mengalami overflow

contoh penggalan long :

-------------------------------------

long 11 = 20983712;

long 12 = 0x8e73aa75006a443a;

long 13;

-------------------------------------

D.Short

Bilangan bulat yang terdiri dari 16 bit dengan nilai dari =32768 s/d +32767. Tipe ini jarang digunakan karena tidak efisien pada mesin little Endian seperti PC dengan intel Processor

contoh penggalan short :

-------------------------

short a = 200;

short b = 0x7e23

short c ='a';

--------------------------

2. BILANGAN PECAHAN

Bilangan yang terdiri dari float dan double

perbedaannya hanya pada kapasitas penyimpanan dengan "presisi" ketepatan yang berbeda

A. Float

Bilangan pecahan dengan format floating point yang menggunakan 32 bit penyimpanan. angka variable berlaku dari 3.4e-038 s/d 3.4e+038.

dan akurasi float adalah 10 angka dibelakang koma

contohnya:

--------------------

Float f1;

Float f2 = 0.13f;

Float f3 = .24f;

--------------------

Catatan :Perhatikan bahwa angka float ditambah akhiran (sufiks) huruf f yang berarti float, hal ini diperlukan,

karena notasi "default"(bila tidak diberikan huruf f) maka angka tersebut dianggap dari tipe double bukan float!

B.Double

Bilangan pecahan dengan presisi 2X lebih baik dari variable float. Double membutuhkan 64 bit dan menampung angka dari 1.7e-308 s/d 1.7e+308.

contohnya :

-----------------------

double x = 0.0;

double y = 0.3e-34;

-----------------------

tipe variable double sistem proses nya lebih cepat dan efisien daripada float dengan syarat jika diterapkan pada mesin tertentu yang mempunyai prosessor

mutakhir dengan Math-Prosessor

3.BILANGAN CHAR

Tipe Variable char menyimpan kode “UNICODE” (Karakter internasional), karena itu

Membutuhkan 16 bit (pada bahasa C/C++, variable char menempati 8 bit per 1 byte)

Contoh penggalan char :


------------------------------------------------------

char c;

char c1 = ‘a’;

char c2 = 0x0ff32; // a byte heksadesimal

char c3 = \037; // nilai octal

------------------------------------------------------

Karakter khusus yang umum disebut sebagai “Escape Sequence” disimpan dalam bentuk

Karakter sebagai berikut :

-----------------------------------------------------------------

c = ‘\b’; // Backspace atau \u008 (Unicode)

c = ‘\u008’; // Unicode untuk backspace

c = ‘\f’; // Formfeed

c = ‘\t’; // Tabulator

c = ‘\n’; // New line

c = ‘\r’; // Carriage return

------------------------------------------------------------------

4.BILANGAN BOOLEAN

Variable yang hanya berisi 2 nilai yaitu “TRUE” atau “FALSE”. Variable Boolean dapat diperoleh dari hasil komparasi misalnya membandingkan 2 angka, hasil ekspresidan lainnya

----------------------------

boolean status;

boolean kondisi;

Int a = 400;

Int b = 500;

Kondisi = a>b;

Status = false;

----------------------------

Tidak ada komentar:

Posting Komentar